Melakukan
aktivitas, seperti aktivitas fisik atau berolahraga secara teratur dapat
memberikan banyak manfaat. Salah satunya menjaga kebugaran dan kesehatan fisik.
Namun untuk mendapatkan manfaat olahraga yang optimal dan mencegah terjadinya
cedera, maka diperlukan peralatan olahraga yang tepat seperti sepatu olahraga
yang tepat. Banyak keluhan yang nantinya akan di rasa saat anda salah dalam
memilih sepatu olahraga.
Mulai dari kaki
melepuh, nyeri lutut, nyeri betis, nyeri tendon achilles di bagian belakang kaki
(Achilles tendonitis), hingga nyeri punggung dan nyeri pinggul. Sebenarnya
banyak pilihan merk sepatu yang bisa menunjang aktivitas kamu, mulai dari
sepatu Converse, Nike, Puma, Adidas dan merek sepatu olahraga lainnya.
Ada alasan
mengapa produsen sepatu membuat sepatu berdasarkan kategori pemakainya. Perlindungan
dan kenyamanan dalam setiap kategori sepatu sangat berbeda. Dengan ini, jangan
berasumsi bahwa sepatu kets yang Anda gunakan untuk jalan-jalan juga cocok
untuk digunakan saat berolahraga.
Salah pilih
sepatu olahraga, kaki Anda justru beresiko cedera. Beda jenis olahraga maka
berbeda juga sepatu olahraga yang harus dipakai. Jadi supaya olahraga tambah
nyaman, berikut di bawah ini ada tips memilih sepatu yang sesuai berdasarkan
jenis olahraga yang dilakukan.

Sepatu Lari
Sepatu running
atau lari, lebih baik hanya dipakai untuk melakukan olahraga lari. Model sepatu
ini sangat fleksibel sehingga bisa mendukung kaki agar menekuk setiap kali
pemakainya melangkah. Oleh sebab itulah, sepatu lari tidak sesuai dipakai untuk
jenis olahraga lain.
Contohnya untuk
olahraga tenis yang memerlukan gerakan tubuh ke samping. Pastikan Anda memilih
sepatu untuk lari sesuai dengan ukuran kaki Anda. Selain menyebabkan rasa tidak
nyaman, sepatu lari yang terlalu kecil dapat mengakibatkan kaki lecet.
Sepatu Basket
Memilih sepatu
olahraga basket dibutuhkan kombinasi fleksibilitas yang mendukung gerakan badan
ke samping. Sol sepatu basket biasanya cukup datar dan dibuat dari karet.
Sebagian besar sol sepatu basket lebar dan mempunyai pola herringbone yang
terukir agar meningkatkan stabilitas dan cengkeraman untuk menghentikan atau
memulai gerakan dengan lebih cepat.
Sol sepatu
basket juga memiliki penyerapan benturan maksimum dan fleksibilitas sedang jika
dibandingkan dengan sol sepatu atletik lain. Jenis sepatu basket yang umum
dipakai di dalam ruangan biasanya mempunyai sol sepatu yang lebih tipis supaya
lebih ringan dan memudahkan gerakan lebih cepat.
Sepatu Tennis
Untuk jenis
kegiatan fisik yang melibatkan pemakaian raket, Anda direkomendasikan
menggunakan sepatu olahraga khusus yang bisa menjadi support gerakan tubuh ke
samping. Oleh sebab itu, sepatu tenis umumnya lebih kaku dan berat juga
mengutamakan stabilitas, daripada sepatu lari.
Sol Sepatu Tenis
Asics mempunyai
permukaan yang lebih datar dan halus dibandingkan sepatu basket. Jenis sol
sepatu ini bermacam-macam tergantung jenis lapangan yang Anda gunakan untuk
main tenis.
Sepatu tenis
lapangan tanah liat tidak awet seperti sepatu tenis yang dirancang untuk
lapangan beton. Seluruh sepatu tenis diproduksi untuk lapangan dalam ruangan
biasanya lebih fleksibel dan ringan. Selain itu, sol sepatunya halus sehingga
tidak menempel dan mengakibatkan gesekan di lantai.
Sepatu Hiking
Sepatu untuk
hiking atau mendaki gunung biasanya dirancang untuk mengatasi lokasi berbatu
dan mempunyai berbagai tingkat kekakuan. Sepatu mendaki gunung dibuat dari
karet, dengan pola dan kedalaman yang bermacam-macam untuk menawarkan injakan
yang lebih aman di permukaan yang kasar.
Sol sepatu lebih
dalam mempunyai daya cengkram yang kuat. Kemudian, sol sepatu yang mempunyai
banyak jarak membuat cengkraman di tanah jadi kurang kuat. Pada sepatu mendaki
gunung menawarkan serapan benturan yang maksimal, kokoh dan tidak sefleksibel
sepatu olahraga atletik.
Sepatu Golf
Sepatu golf
mempunyai penyerapan benturan yang minim dan kurang fleksibel daripada sepatu
lari atau sepatu basket. Sepatu golf ada yang memiliki paku lembut, paku logam,
atau tanpa paku sama sekali. Sepatu yang mempunyai paku lembut memiliki
cengkraman ringan, sedangkan sepatu tanpa paku memiliki daya cengkram sedikit
lebih banyak daripada sepatu santai.
No comments:
Post a Comment